LSM GEBRAK Geram

Kasus SPPD Fiktif Anggota Dewan Pangkalpinang Jalan Di Tempat

No comment 205 views


banner 160x600
Women face

Pangkalpinang-Faktababel.com- - Pengusutan kasus Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif yang menyeret 13 nama anggota dewan Kota Pangkalpinang dirasa lamban dan terkesan ditutup-tutupi. Demikian diungkapkan M.Haris Sihombing, wakil ketua bidang klarifikasi dan pelaporan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Bersatu Rakyat Anti Korupsi (GEBRAK) Babel kepada media online Faktababel.com, Rabu (14/6/2017).

“Menurut pengamatan kami (LSM GEBRAK, red) bahwa kasus ini terkesan lambat dan ditutup-tutupi. Padahal Kejari sudah menetapkan satu tersangka inisial B., yang diduga kuat sebagai orang yang tahu siapa-siapa saja anggota dewan yang terlibat”, ungkap M.Haris Sihombing.

Masih menurut M.Haris Sihombing penanganan kasus yang diduga melibatkan 13 anggota dewan Kota Pangkalpinang telah menjadi konsumsi publik sehingga tak perlu dilama-lamakan. “Kasus ini ini kan sudah menjadi konsumsi publik. Bayangkan betapa kecewanya konstituen yang memilih angggota dewan tersebut. Ini kan harus ada pertanggungjawaban moral kepada masyarakat,” tambahnya.

M.Haris Sihombing mengingatkan Kejari Pangkalpinang supaya tanggap dan serius menangani kasus tersebut. “Jangan sampai gara-gara 13 anggota dewan yang terlibat semua anggota dewan lain menjadi rusak. Ini kan tidak baik!” tutup M.Haris Sihombing.

 

*pewarta: Mlt