Akademi Bela Negara

Partai NasDem Babel Kirim 5 Kader Muda

No comment 210 views


banner 160x600
Women facePeserta ABN dari Partai NasDem Babel bertolak menuju Jakarta, Kamis (6/7)

Pangkalpinang, Faktababel.com—Pengurus DPW Partai NasDem Babel mengirimkan 4 kader muda Partai NasDem untuk mengikuti pendidikan Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem yang digelar di JL Pancoran Timur II No. 1 Cikoko Jakarta Selatan. Masa pendidikan akan berlangsung selama empat bulan. Rombongan bertolak dari Bandara Depati Amir, Kamis (7/7) pukul 18 00 malam.

Peserta ABN diberangkatkan oleh Robert Aritonang, sekretaris DPW Partai NasDem dan Gunawan Tjen, ketua Garda Pemuda NasDem (GP NasDem) Babel dan Mangimpal L.Toruan, sekretaris DPW GP NasDem Babel.

Adapun nama-nama peserta adalah Yogi Pranata, A.Md., (Komandan Barisan Reaksi Cepat GP NasDem Babel, Sudi Masdani A.Md., Yongky A.Md., Sakri. Mereka akan menjalani pendidikan ABN bersama-sama dengan utusan daerah dari seluruh Indonesia yang jumlah 600 orang untuk angkatan pertama.

Peresmian Akademi Bela Negara Partai NasDem rencananya akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada Hari Minggu (16/7/2017) dimana Presiden RI rencananya akan memberikan Kuliah Umum.

Sementara itu Robert Aritonang, SH atas seizin Zuristyo Firmadata, ketua DPW Partai NasDem, mengungkapkan maksud dan tujuan diadakannya program pendidika Bela Negara ini. “Akademi Bela Negara diadakan untuk membekali kader-kader muda Partai NasDem tentang pemahaman kebangsaan, ideologi kebangsaan, cinta tanah air, toleransi dan kepemimpinan dan yang paling utama adalah bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa”

Gunawan Tjen menambahkan bahwa Pendidikan ABN yang digelar oleh Partai NasDem adalah sebuah terobosan besar dan akan dicatat oleh sejarah sebagai satu-satunya partai yang mengadakan Pendidikan Bela Negara untuk 1800 kader yang dibagi menjadi 3 termin. Setiap terminnya terdiri dari 600 peserta.

Melihat kondisi kekinian di Negara kita maka saya kira sudah waktunya kaum muda dibekali dan dididik tentang kebangsaan, ideologi Pancasila, makna toleransi. Bahwa kita terdiri dari 1331 Suku, 742 bahasa maka sudah sepatutnya kita menjaga kebhinnekaan itu apapun taruhannya,” pungkasnya.

Pewarta: M.Haris Sihombing